9 Tari Tradisional Jawa Barat Kebanggaan Masyarakat Tanah Sunda

Tari tradisional Jawa Barat menjadi ide yang cukup menarik untuk dibahas. Berbicara soal tarian, tentu setiap daerah di Indonesia mempunyai tari tradisional setempat. Tak terkecuali daerah Jawa Barat yang juga mempunyai tarian adat beragam-ragam. Lalu apa saja sih tari tradisional Jawa Barat? Sebelum membahas lebih jauh, baiknya kita mengulas sedikit tentang provinsi Jawa Barat.

Apabila berbicara soal Jawa Barat, apa yang terlintas di benak anda ? Apa itu seputar bahasa? Budaya? Atau Kesenian? Nah jika yang anda pikir adalah kesenian yang ada di Jawa Barat. Maka anda harus mengetahui apa saja kesenian yang ada di Jawa Barat. Provinsi yang mempunyai Ibu Kota Bandung ini memang sangat kaya akan tradisi dan kesenian.

Salah satu kesenian yang cukup terkenal di Jawa Barat adalah seni tari. Tari tradisional Jawa Barat mempunyai penggemar yang cukup banyak di jawa Barat bahkan Nusantara. Tari tradisional di Jawa Barat hingga sekarang tetap terjaga kelestarian nya loh. Bahkan di Jawa Barat masih banyak dijumpai sanggar tari yang mengajarkan tari tradisional Jawa Barat.

9 Tari Tradisional Jawa Barat Yang Mesti Dilestarikan

Tari Tradisional Jawa Barat
assets.pikiran-rakyat.com

Nah bagi anda yang sudah penasaran apa saja tari tradisional Jawa Barat. Ini dia tarian khas Jawa Barat yang mesti anda ketahui dan dijaga kelestarian nya tentunya.

1. Tari Jaipong

Tari Tradisional Jawa Barat
sekolahnesia.com

Tari tradisional Jawa Barat yang pertama ialah tari Jaipong. Pastinya sebagian dari anda sudah cukup familiar saat mendengar istilah Jaipong. Benar saja tari jaipong memang tarian yang paling banyak dikenal di daerah Jawa Barat. Tarian yang mulai berkembang di 1970 an ini, hingga sekarang masih terjaga keesistensiannya.

Tarian daerah Jawa Barat ini memiliki macam-macam daya tarik untuk menarik masyarakat. Hal pertama yang cukup menarik ialah, tari Jaipong memadukan beberapa unsur kebudayaan. Beberapa unsur kebudayaan yang dipadukan disini ialah, seni bela diri, seni musik, dan seni koreografi. Wah pantas saja, tari ini banyak digemari oleh banyak orang.

Tari tradisional asli Nusantara ini dibawa pertama kali oleh beberapa seniman di kota Bandung. Kemudian dari situ ternyata tarian ini disambut baik oleh masyarakat Bandung dan sekitarnya. Pada saat itu bahkan tari ini disebut-sebut sebagai tari pergaulan. Karena respons yang positif, tak perlu waktu lama agar Jaipong dikenal seluruh antero negeri.

2. Tari Ronggeng Bugis

Tari Tradisional Jawa Barat
seringjalan.com

Bugis adalah salah satu suku Nusantara yang berdomisili di Sulawesi Selatan. Pasti sebagian dari anda bertanya lantas mengapa tarian ini bisa dikategorikan menjadi tari tradisional Jawa Barat? Menurut cerita yang beredar pada zaman dahulu Kerajaan Cirebon mempunyai hubungan erat dengan kerajaan Bugis. 2 Kerajaan tersebut bekerjasama dalam meraih kejayaan dan mengembangkan kesenian.

Nah melalui niat yang baik itu, 2 kerajaan ini berhasil menciptakan sebuah tarian cantik. Meskipun begitu, tarian ini tetap menjadi salah satu tari tradisional Jawa Barat yang membanggakan. Tarian ini mempunyai nilai sejarah yang begitu kental. Nah hal tersebut menjadi salah satu keunikan dari tari Ronggeng Bugis.

Karena berlatar belakang tentang kerajaan. Maka konsep dan tema yang digunakan dalam pementasan tarian ini adalah kerajaan. Biasanya tarian ini dipertunjukkan dengan formasi 12 sampai 20 orang penari. Mereka memakai atribut serta kostum yang cukup menarik perhatian para penonton tari ronggeng bugis.

3. Tari Wayang

tarian wayang
iqbalkautsar.com

Jenis tari tradisional Jawa Barat berikutnya cukup banyak peminatnya. Tari Wayang menjadi salah satu perpaduan budaya seni yang cukup menarik saat dipentaskan. Tarian ini dapat dikatakan hasil combain antara budaya Jawa dan juga Sunda. Maka dari itu peminat dari kesenian tari tradisional Jawa Barat ini tidak sedikit.

Di dalam pementasan nya, tari tradisional daerah Jawa Barat ini menggunakan beberapa wayang. Mulai dari wayang golek, dan juga tari wayang yang sedang tumbuh cepat di daerah Jawa Barat bahkan pulau Jawa. Bahkan dalam beberapa cerita pementasan tari ini, diperkenalkan pula wayang asli Jawa Barat. Wah, sangat unik dan berbeda dari tari lain bukan ?

Selain seni wayang, dalam pagelaran nya tari ini juga memadukan instrumen gamelan Jawa. Gamelan disini berperan penting dalam iringan tarian. Para penari disini haruslah mengikuti setiap ketukan yang dimainkan oleh para pemain gamelan. Tari wayang selalu ramai disetiap pementasan nya. Semua kalangan usia dapat menyaksikan pertunjukan satu ini.

4. Tari Topeng

Tari Tradisional Jawa Barat
tstatic.net

Tari topeng merupakan tarian adat daerah Jawa Barat yang berasal dari Cirebon. Tari ini merupakan salah satu tarian yang diadopsi dari cerita rakyat Sunan Gunung Jati. Diceritakan saat itu Sunan Gunung Jati sedang menguasai kota Cirebon, hingga suatu saat diserang tiba-tiba oleh pangeran Welang. Kemudian disaat itu sunan Gunung Jati nyaris kalah karena tak mampu menandingi kekuatan lawan.

Dari peperangan tersebut muncullah tari topeng, yang dengan amat cepat berkembang ke berbagai daerah. Daerah yang menjadi cikal bakal dari perkembangan tarian ini selain Cirebon ialah, Losari, Brebes, Jati Barang. Sebutan untuk pemain tari tradisional Jawa Barat ini ialah dalang.

Jumlah pemain dalam pertunjukan seni ini ialah satu atau bahkan 2 orang lebih. Menariknya topeng yang dipakai dalam pagelaran ini sangat beragam. Topeng tersebut dibedakan menjadi beberapa yang pertama yaitu berdasarkan bentuk topeng. Kemudian karakteristik topeng yang berbeda-beda pula. Seiring berkembangnya inovasi, topeng pun memiliki macam-macam warna.

5. Tari Merak

Tari Tradisional Jawa Barat
live.staticflickr.com

Selanjutnya merupakan sebuah tarian yang dibuat oleh Raden Tjetje Somantri. Tokoh ini terinspirasi membuat tari merak saat ia sedang menyaksikan burung merak. Tari Merak berasal dan berkembang dari tanah pasundan. Pada zaman Raden Tjetje Somantri ini, merak disimbolkan sebagai sebuah mahkota yang indah nan cantik.

Tidak dijelaskan secara lengkap sejarah dari tari yang amat indah untuk dipentaskan ini. Pada saat pementasan biasanya para pemain melenggak lenggok sembari mengibaskan sayap layaknya seekor burung merak. Jumlah penari dalam tarian ini biasanya berjumlah 3 orang saja. Namun tak jarang pula tarian ini ditarikan secara berpasangan.

Hal yang paling membuat terkagum-kagum pada tari tradisional Jawa Barat ini ialah kepopuleran nya yang mendunia. Beberapa negara seperti, Singapura, Malaysia sudah mengetahui tarian epic satu ini. Oleh karena itu kita sepatutnya sebagai generasi penerus warisan budaya. Wajib turut andil dalam melesatarikan kesenian khas daerah kita.

6. Tari Ketuk Tilu

Tari Tradisional Jawa Barat
kebudayaan.kemdikbud.go.id

Jika dilihat dari namanya, nama tarian ini terdiri dari kata Ketuk dan Tilu. Dalam bahasa Sunda Jawa Barat Tilu mempunyai makna tiga. Kemudian kata ketuk, berarti mengetuk alat musik.  Menurut sejarah, tarian ini berasal dari iringan musik yang mampu mengeluarkan 3 suara sekaligus. Hal ini pula yang menjadi salah satu daya tarik dari tarian penuh energik ini.

Pada zaman dahulu, tarian ini digunakan untuk menyambut datangnya waktu panen. Hal ini dilakukan sebagai bentuk syukur para petani pada Dewi Sri. Seperti tarian pada umumnya, fungsi tari kethuk tilu mengalami pergeseran. Sekarang tarian ketuk tilu digunakan hanya untuk hiburan masyarakat Jawa Barat. Banyak masyarakat yang terhibur dengan adanya tarian ini.

Dalam pementasan nya tari tradisional Jawa Barat ini ditarikan secara berpasangan. Tak jarang pula ditemui solo dancer yang tentunya tak mengurangi keseruan tari ini. Seperti yang sudah dikatakan sejak awal, tari Ketuk Tilu menggunakan gerakan yang cukup energik. Beberapa gerakan energik yang dimaksud ialah, goyang, geol, pencak, dan terakhir yaitu gitak.

7. Tari Buyung

Tari Tradisional Jawa Barat
nos.jkt

Selanjutnya adalah tari buyung, tari tradisional Jawa Barat satu ini berasal dari Kuningan. Kata buyung sendiri berasal dari sebutan untuk jenis benda untuk mengambil air. Fakta nya tarian ini diciptakan oleh Emalia Djatikusumah. Pada awal mulanya Emalia Djatikusumah menciptakan setiap gerakan tarian untuk upacara seren tahun.

Keunikan yang bisa dilihat salah satunya yaitu, selama menari penari akan terus membawa buyung atau kendi. Pada zaman dahulu orang-orang mempunyai keyakinan jika kendi harus diletakkan di kepala dan tak boleh jauh. Keunikan lain yakni pada setiap gerakan tarian ini penuh dengan makna. Selain itu dari tarian ini kita juga akan mendapatkan pembelajaran.

Seringnya tarian ini dibawakan oleh sekelompok wanita yang beranggotakan 12 orang. Semua penari mesti mengenakan kostum kebaya yang kemudian dibalut dengan selendang. Semua penari juga sudah di rias, sehingga membuat para pemain tari ini semakin cantik nan mempesona penontonnya.

8. Tari Keurseus

Tari Tradisional Jawa Barat
seringjalan.com

Tari Keurseus adalah salah satau tarian adat yang lahir di tanah sunda. Kata Keurseus berasal dari bahasa Belanda yang mempunyai makna kursus. Menurut faktanya pencipta dari tarian ini ialah seorang seniman asal Cirebon Jawa Barat. Awal mula nya tarian ini ditarikan oleh 2 orang saja yakni Bapak Kontjer dan Bapak Wentar.

Namun diluar dugaan tari daerah Jawa Barat ini mendapat sambutan hangat oleh masyarakat. Sehingga banyaklah orang-orang yang ingin belajar menari tarian ini. Mereka yang gemar menari tarian ini di dominasi oleh kaum adam. Meski begitu hal ini tak menutup kemungkinan kaum hawa untuk menarikan nya pula.

Tari Keurseus dibagi menjadi 3 jenis tarian, grawil, kawiran, dan juga lenyepan. Semua tarian yang digerakkan hampir mirip dengan gerakan tari Tayuban. Ketiga jenis tarian tersebut mempunyai karakteristik dan ciri khas masing-masing. Jadi bagaimana? Anda tertarik untuk menyaksikan pementasan tari ini ?

9. Tari Sampiung

Tari Tradisional Jawa Barat
cloudfront.net

Jenis Tari Tradisional Jawa Barat yang terakhir ialah tari sampiung. Tari adat ini menjadi tarian yang dulunya dipentaskan untuk menyambut Seren taun, ngaruat, pesta panen, dan juga rebo wekasan. Bahkan tari sampiung pun pernah digelar untuk acara kepemerintahan Republik Indonesia.

Menurut cerita yang beredar kata sampiung diambil dari sebuah judul lagu zaman tempo dahulu. Tari Sampiung juga memiliki sebutan lain, diantaranya ialah tari Ngekngek, dan tari Jentreng. Salah satu hal menarik dalam tarian ini ialah kostum yang dipakai cukup sederhana hanya kebaya, sinjang, selendang dan lain lain.

Ciri khas dari pemain atau penari tarian ini ialah rambut yang dipakai kan konde. Tarian ini juga menggunakan sekaligus menggabungkan kesenian lain di dalamnya. Kesenian yang dimaksud ialah seni musik. Seni musik yang dipakai disini adalah alat musik, kecapi, rebabm dan juga Jentreng.

Nah, bagaimana sudah tau jenis tari tradisional Jawa Barat ? Jadi memang kesenian yang kita punya amat beragam. Sehingga patutnya kita juga mampu menjaga bersama-sama kelestarian kesenian di Nusantara.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.