Sejarah Musik Klasik Yang Tak Habis Dimakan Zaman

Sejarah Musik Klasik menjadi pembahasan yang sangat menarik untuk disimak. Karena pada dasarnya musik klasik merupakan sebuah istilah yang mengarah pada lantunan musik bernuansa tradisi. Tradisi yang dihadirkan disini dapat berupa kesenian barat, atau bahkan kegiatan agama sekali pun. Bagi anda yang sudah penasaran dengan sejarah musik klasik. Ini dia sejarah musik klasik yang harus anda pahami.

Sejarah Musik Klasik

Sejarah Musik Klasik
bangbre.com

Sejarah musik klasik dimulai dari abad ke-18 hingga abad 19. Musik klasik dianggap sebagai musik yang kaya akan tradisi, baik kesenian, maupun keagamaan. Sejarah musik klasik mengalami perkembangan yang tidak secepat musik khas Eropa lainnya. Musik Klasik diperkirakan muncul dari dunia belahan benua Eropa.

Musik klasik saat itu berada di zaman sebelum masehi, yakni zaman Barok, dan Zaman Romantik. Dalam pembuatan nya, Musik klasik dibantu oleh beberapa komponis handal. Mulai dari Joseph Haydn, Johann Ladislaus Dussek, Andrea Luchesi, Muzio Clementi. Mereka sama-sama membuat sebuah melodi lagu yang mampu membuat siapa saja seolah flashback ke belakang.

Pada periode klasik, musik satu ini tersebar dan berlangsung hingga abad ke-18. Meskipun istilah musik klasik sering kali dipakai untuk menyebut beberapa tradisi di Eropa. Hal itu tak membuat musik klasik kehilangan jati dirinya sendiri. Pada zaman ini terjadi tumpang tindih antara zaman sebelum dan sesudah zaman klasik. Peristiwa ini persisi yang dialami oleh semua zaman musik lainnya.

Versi lain menyebutkan bahwa musik klasik telah ada sejak abad ke-2 sampai 3 sebelum masehi. Tepatnya berada di Tiongkok dan Mesir, sebab saat itu kedua negara itu mempunyai musik dengan bentuk tertentu. Dengan mendapatkan pengaruh dari negeri Babilon, mulai berkembanglah musik klasik hingga menjadi musik rohani di gereja-gereja.

Musik yang dihasilkan dari budaya Mesir dan Babilonia ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Salah satu keunikan dari musik klasik ini ialah, dibawakan oleh para pemain musik penggembara. Bukan hanya itu saja, keunikan lain yaitu lagu yang dinyanyikan sama dengan musik gereja. Sehingga sudah banyak yang hafal dan mengerti irama musik klasik satu ini.

Penyebaran Musik Klasik Di Eropa

Semenjak tercampur nuansa Mesir Dan Babilonia, musik klasik terus berkembang. Hingga sampailah jenis musik satu ini ke benua Eropa. Di Eropa sendiri, musik klasik tumbuh begitu cepat. Ditambah dengan perkembangan instrumental dan alat-alat musik sperti biola yang semakin berkembang. Ini menjadi salah satu faktor perkembangan musik klasik saat itu.

Pada zaman yang sama pula muncul komponis-komponis handal bertangan dingin. Komponis tersebut diperkirakan datang dari Jerman, Prancis, Italia, dan juga Rusia. Perkembangan musik klasik di berbagai negara itu juga dapat dikatakan meledak. Walaupun sekarang musik klasik beraneka warna, pada awalnya musik klasik memiliki gaya bertajuk romantik.

Baru kemudian pada abad ke-20 Negeri beribu kota Paris yakni Perancis. Berhasil menjadi pelopor musik Impresionistis. Namun dengan berbagai alasan Impresionistis diganti dengan nama Ekspresionistis. Musik klasik dibedakan menjadi beberapa bentuk yakni musik klasik Eropa, dan juga musik populer. Keduanya dibedakan dengan bentuk musik non Eropa dan sistem notasi musik yang ada.

Kedua jenis musik klasik ini telah dikenalkan pada abad ke-16.  Musik klasik Eropa dipakai oleh seorang komponis guna memberi petunjuk kepada para pemain musik. Hal ini dilakukan untuk mengetahui tinggi nada, metrum, ritme, dan juga tinggi nada. Hal ini juga dilakukan agar tidak terjadi improvisasi para pemain musik klasik Eropa.

Eropa sepertinya menjadi surga akan musik klasik. Sebab di Eropa memang banyak sekali pecinta musik bergaya klasik ini. Mereka orang Eropa percaya bahwa musik klasik mempunyai sentuhan Magic. Maka tak aneh jika banyak para komunitas pecinta seni musik klasik yang lahir serta berkembang di benua Eropa, seperti Amerika, Jerman, Perancis, Italia, Rusia, dan juga Inggris.

Musik Klasik Di Berbagai Zaman

Sejarah Musik Klasik
wordpress.com

Menurut sejarah, musik klasik lahir diantara 3 zaman yang ada saat itu. Zaman pertama adalah zaman Barok, selanjutnya zaman klasik, dan yang terakhir yakni romantik. Semua zaman tersebut ada hanya selisih beberapa tahun dari zaman sebelumnya. Nama musik klasik sendiri, diambil dari salah satu nama zaman yang ada.

Zaman Barok

Zaman pertama adalah zaman barok, diperkirakan kantara abad ke 16 sampai pertengahan abad 17. Asal usul kata Barok memiliki makna mutiara yang tidak berbentuk wajar. Hal ini sangat pas dengan keadaan kesenian pada saat itu. Salah satu karakteristik dari musik klasik pada zaman ini ialah banyak memakai atau menggunakan ornamen musik, seperti forte atau piano.

Para komponis yang muncul di jaman ini mulai dari, Johann Sebastian Bach, George Friederich Handel, Antonio Vivaldi, Johann Pachelbel. Mereka semua kompak membuat perubahan pada notasi musik klasik. Mereka juga menciptakan hal-hal baru, seperti cara memainkan alat musik instrumen mulai dari piano, dan banyak lagi tentunya.

Zaman Klasik

Dibandingkan dengan zaman atau era musik klasik Barok. Di zaman klasik ini musik klasik pembawaannya lebih ringan, serta tidak membingungkan. Kemudian di zaman ini pula musik klasik memiliki tekstur melodi yang lebih pendek dan jelas. Salah satu karakteristik dari musik klasik era satu ini ialah, harmoni tiga nada atau lebih bunyi bersamaan biasa disebut homofonik.

Beberapa komponis handal yang muncul di zaman ini seperti, Franz Joseph Haydn, Wolfgang Amadeus Mozart, Carl Philipp Emanuel Bach, dan yang terakhir Ludwig Van Beethoven. Beberapa komponis tersebut disebut sonata dan simfoni. Sebenarnya bentuk melodi kedua komponis ini, tidak mempunyai perbedaan yang cukup berarti.  Hanya saja simfoni pada umumnya ditanbah dengan berbagai unsur trio, dan scherzo.

Zaman Romantik

Di zaman terakhir, musik klasik dapat menggambarkan komposisi musik dengan tenggang waktu. Meski disebut romantik, bukan berarti musik klasik satu ini berisi tentang cinta atau kisah romantis. Romantik disini memiliki makna karya musik yang lebih bergairah. Bukan hanya itu saja musik romantik juga sangat ekspresif dibandingkan dengan era-era sebelumnya.

Salah satu ciri khas dari musik zaman Romantik satu ini yaitu melodi yang berekspresi. Kemudian penggunaan dinamik dan tempo yang lebih optimal serta bervariasi. Tokok-tokoh yang sukses mengembangkan musik klasik satu ini yaitu Franz Liszt, Richard Wagner, F. J. L Mendellsohn. Tiga tokoh tersebut berhasil menciptakan melodi lagu yang sangat indah bila diperdengarkan.

Nah, bagaimana sudah mengerti dan memahami sejarah musik klasik? Itu tadi sejarah musik klasik yang mesti anda ketahui para penikmat musik oldiesh ini. Meski tergolong musik klasik atau tempo dulu. Nyatanya musik klasik masih punya tempat tersendiri di hati para penikmatnya.

Baiklah, sampai jumpa di artikel musik lainnya. Agar pengetahuan serta wawasan musik anda bertambah pastinya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.