12 Alat Musik Melodis Tradisional dan Modern [Penjelasan Lengkap]

ALAT MUSIK MELODIS – Indonesia memiliki banyak sekali alat musik, mulai dari yang tradisional hingga modern. Namun sayangnya eksistensi alat musik tradisional kini meredup tidak seperti alat musik modern yang berasal dari barat. Padahal alat musik tradisional di Indonesia kebanyakan merupakan warisan budaya.

Alat musik sendiri dapat dibedakan menjadi 3 macam berdasar nada yang dihasilkan yaitu melodis, harmonis dan ritmis. Dalam artikel ini akan disajikan contoh dan penjelasan alat musik melodis.

Sekilas Mengenai Alat Musik Melodis

Tidak sedikit orang yang belum mengetahui perbedaan mengenai alat musik melodis, harmonis, dan ritmis. Alat musik melodis merupakan alat musik yang dimainkan untuk menghasilkan nada-nada tunggal atau nada-nada melodis. Sedangkan alat musik harmonis merupakan alat musik yang menghasilkan nada-nada jamak (chord) atau nada harmonis secara bersamaan. Sementara alat musik ritmis merupakan alat musik yang tidak menghasilkan nada karena digunakan untuk mengatur ritme nada melodis serta harmonis.

Alat musik melodis bisa membunyikan melodi pada irama lagu, bisa membunyikan banyak nada misal do, re, mi, dan sebagainya. Jenis alat musik ini juga sangat beragam dari cara memainkannya, dayang dipetik, ditiup, ditekan, dan lainnya.

Daftar Alat Musik Melodis

Banyak sekali alat musik melodis dalam dunia seni musik. Sebagian merupakan alat musik yang masih tradisional, dan sebagian lainnya alat musik yang sudah modern dan menggunakan energi listrik. Berikut ini daftar dan penjelasan alat musik melodis :

1. Angklung

alat musik melodis angklung
WeekendNotes.com

Siapa yang tidak kelam dengan alat musik tradisional ini?. Alat musik dari kebudayaan kesenian musik Jawa barat ini tergolong sebagai alat musik melodis. Cara memainkan angklung ini berbeda dengan alat musik berjenis melodis lainnya, angklung dimainkan dengan cara digoyangkan. Nada-nada melodis yang tersebut dihasilkan oleh benturan yang terjadi pada pipa bambu. Ukuran bambu sangat mempengaruhi nada yang dihasilkan, semakin besar dan panjang ukuran pipa bambu, maka nada melodi semakin kecil.

Untuk menghasilkan musik yang indah, biasanya digunakan angklung dalam jumlah banyak dan dimainkan secara beriringan. Dalam perkembangannya, angklung menyebar di berbagai wilayah Indonesia bahkan juga dikenal di luar negeri. Ada juga angklung yang dibuat dalam jumlah banyak dan dijadikan dalam satu rangkai.

2. Alat Musik Melodis – Bonang

alat musik bonang
semuatentangprovinsi.blogspot.com

Alat musik melodis ini termasuk dalam bagian seperangkat gamelan Jawa yang cara memainkannya dipukul. Bonang memiliki banyak ukuran nada, setiap bagian bonang menghasilkan satu nada tertentu. Untuk itu, dalam pertunjukan kesenian musik maupun dalam bermain, diperlukan seperangkat bonang agar menghasilkan nada yang indah ketika dipukul.

3. Kecapi

alat musik kecapi
gamabrkeren.co

Alat musik ini memanfaatkan dawai atau senar sebagai sumber bunyi. Cara memainkannya adalah dengan dipetik, satu senar menghasilkan satu nada tertentu ketika dipetik oleh pemainnya. Tidak heran bahwa alat musik yang terpengaruh oleh budaya Tionghoa ini memiliki jumlah senar yang banyak dan dengan berukuran yang berbeda-beda.

Kecapi sudah menjadi alat musik klasik yang memberi warna dalam kegiatan kesenian di tanah Sunda. Alat musik kecapi mungkin terlihat sederhana, namun dalam pembuatannya alat musik ini memerlukan bahan baku yang jarang ditemui. Kayu yang digunakan dalam pembuatan kecapi adalah kayu kenanga dan sebelum diproses harus direndam kurang lebih 3 bulan.

Senar yang digunakan untuk kecapi juga bukan sembarang senar, untuk mendapatkan nada yang baik, senar yang digunakan adalah kawat suasa. Kawat suasa terbuat dari campuran kuningan dan emas. Namun ada juga kecapi yang dibuat menggunakan kawat dari baja karena kawat suasa memiliki harga yang mahal.

4. Suling atau Seruling

suling atau seruling
mfa.org

Suling merupakan alat musik tiup yang sangat terkenal di kebudayaan Melayu. Alat musik ini memiliki penyebaran yang sangat luas dan perkembangan yang beragam. Indonesia sendiri memiliki banyak sekali jenis suling yang dapat ditemukan di setiap daerahnya. Suling memiliki ciri khas tersendiri di setiap daerah yang tentunya ciri khas tersebut tidak ditemukan di daerah lainnya.

Suling memiliki nama dan keunikan yang berbeda di setiap daerahnya, namun yang terkenal adalah suling bambu dari daerah Jawa Barat. Alat musik melodis ini memanfaatkan lubang sebagai pengatur nada, setiap lubang pada suling bambu menghasilkan nada yang berbeda. Cara memainkan suling adalah dengan meniup ujung suling dan mengatur nada dengan cara membuka atau menutup lubang pengatur nada suling.

5. Alat Musik Sasando

sasando
efenerr.com

Sasando merupakan alat musik tradisional khas Nusa Tenggara, daerah yang terkenal dengan alat musik ini adalah Rote, Nusa Tenggara Timur. Secara harfiah alat musik ini berasal dari bahasa Rote “sasandu” yang berarti berbunyi atau bergetar. Suara alat musik ini mirip dengan alat musik yang memanfaatkan dawai lainnya seperti biola, harpa, gitar, dan kecapi.

Instrumen musik ini terbuat dari bahan daun lontar dan ditambahkan tabung berongga di bagian tengahnya. Di bagian luar dari Sasando dipasang banyak dawai dengan ukuran yang beragam sebagai sumber nada ketika dipetik. Untuk memainkan alat musik ini tidaklah mudah, terlebih sedikit sekali tutorial mengenai cara memainkan alat musik Sasando.

6. Harmonika

alat musik melodis harmonika
heringharps.com

Harmonika merupakan alat musik melodis yang memanfaatkan tiupan atau hisapan yang dilakukan pemainnya. Alat musik ini memang unik daripada alat musik tiupan lainnya, karena harmonika juga mengandalkan teknik hisapan.

Harmonika sudah digunakan sekitar 5000 tahun yang lalu dan hingga kini masih dikembangkan. Alat musik mungil ini diperkirakan berasal dari budaya Tionghoa yang kemudian menyebar ke seluruh penjuru dunia. Lubang yang terdapat dalam harmonika memiliki plat dengan panjang yang berbeda-beda dan akan menghasilkan nada yang beragam ketika dimainkan.

Harmonika modern mulai ditemukan pada tahun 1821 oleh Christian Fiedrich Buschmann. Model awal harmonika Buschmann, akhirnya banyak ditiru dan disempurnakan oleh seniman lain dan pengrajin. Salah satu contoh model yang populer adalah harmonika buatan Richter yang merupakan desain awal harmonika modern.

7. Mandolin

alat musik mandolin
rosastringworks.com

Jika dilihat dari musiknya, mandolin merupakan alat musik petik tradisional yang memiliki senar dan dimainkan seperti biola. Alat musik ini sering digunakan untuk mengiringi tarian adat dan lagu-lagu tradisional.

Berdasarkan sejarah, Mandolin merupakan sebuah alat musik melodis yang ditemukan oleh seorang seniman berkebangsaan Italia yang bernama Mandore. Mandolin memanfaatkan senar sebagai sumber nada melodisnya. Jumlah dawai yang dimiliki Mandolin adalah 8 buah, berbeda dengan gitar yang biasanya memiliki 6 dawai.

Cara memainkannya sama seperti gitar, yaitu dengan dipetik. Walaupun ditemukan oleh seorang berkebangsaan Italia, Mandolin sangat populer digunakan dalam mengiringi lagu-lagu daerah Melayu.

Pada awalnya mandolin memiliki enam senar ganda, disetel seperti kecapi dan dipetik dimainkan dengan jari. Mandolin modern berasal dari naples Italia pada abad ke-18 yang umumnya memiliki 4 senar ganda dari bahan logam yang dipetik dengan plektrum.

8. Alat Musik Gitar

alat musik gitar
pixabay.com

Alat musik ini diamankan dengan cara dipetik dan dapat menghasilkan banyak sekali nada. Gitar secara umum terdiri dari 6 buah dawai yang memiliki panjang sama namun memiliki diameter senar berbeda. Menurut sejarah, alat musik gitar sudah sangat tua dan sudah ada sejak zaman Babilonia. Namun gitar baru terkenal dan mulai menyebar ke penjuru dunia semenjak seniman Alonso Mudarra menyempurnakan cara bermain gitar dan mengembangkannya.

Seiring berjalannya waktu, gitar dikembangkan mengikuti perkembangan zaman hingga sampai sekarang. Berbeda dengan alat musik lainnya yang eksistensinya kian meredup, gitar masih ada hingga saat ini dan semakin modern. Hingga saat ini banyak sekali jenis gitar, namun secara umum gitar memiliki 2 jenis yaitu elektrik dan akustik.

9. Pianika

pianika alat musik melodis
thepiano.sg

Alat musik melodis ini hampir sama dengan piano yang memiliki bilah pada keyboard, namun memiliki sistem kerja seperti harmonika. Pianika dapat berbunyi ketika ditiup dan jari pemainnya menekan bilah keyboardnya. Alat musik ini dapat menghasilkan banyak sekali nada.

Pianika memiliki pipa lentur yang berfungsi untuk menghantarkan udara dari mulut pemainnya ke dalam pianika tersebut. Alat musik ini memiliki notasi yang sama dengan piano dan memiliki tuts berwarna hitam dan putih layaknya piano. Tuts berwarna putih berfungsi memainkan nada pokok atau nada asli. Sedangkan tuts berwarna hitam berfungsi untuk memainkan nada-nada kromatis.

Dalam memainkan pianika, tangan kiri digunakan untuk memegang pianis. Sedangkan tangan kanan berfungsi untuk menekan tuts dan memainkan melodi lagu sembari mulut meniup pianika.

10. Akordeon

alat musik akordeon
youtube.com

Alat musik melodis yang satu ini sering sekali digunakan dalam mengiringi lagu-lagu Melayu khas Nusantara. Berdasarkan sejarah, akordeon ditemukan oleh Christian Freid, seorang seniman berkebangsaan di tahun 1822. Semenjak ditemukan, Akordeon selalu dikembangkan dan terus dipopulerkan, hingga akhirnya akordeon populer sebagai pengiring musik Melayu.

Hingga saat akordeon dapat dijumpai dengan 4 bentuk yaitu : akordeon berwarna, akordeon piano, akordeon diakronis, dan akordeon concertinas. Pemusik akordeon harus memiliki keahlian dalam mengatur pergerakan udara dengan cara mendorong dan menarik akordeon. Pergerakan udara akordeon disalurkan ke lidah-lidah akordeon sehingga timbul bunyi.

11. Alat Musik Melodis – Piano

alat musik melodis piano
pixabay.com

Alat musik piano merupakan alat musik melodis modern yang memiliki banyak tuts dengan nada berbeda-beda. Nada melodis yang dihasilkan dapat digunakan untuk mengiringi lagu secara tunggal maupun bersamaan dengan alat musik lainnya.  Berdasarkan sejarah, alat musik piano ditemukan oleh Bartolomeo Cristofori, seorang seniman berkebangsaan Italia pada tahun 1720. Namun sebelum tahun 1720, terdapat alat musik yang memiliki cara kerja seperti piano sejak tahun 1440.

Piano kini terdapat jenis elektronik dan biasa. Dari kualitas suaranya, piano elektronik dengan piano biasa. Perbedaannya cenderung kepada fitur yang dimiliki piano biasa dan piano elektronik. Sebagai contoh, piano biasa tidak memiliki fitur perangkat rekaman dan fitur MIDI. Tidak hanya itu, alat musik piano listrik juga dapat dihubungkan dengan komputer.

12. Biola

alat musik melodis biola
pixabay.com

Alat musik melodis ini memanfaatkan senar/dawai dalam menghasilkan nada. Biola merupakan alat musik yang cara memainkannya dengan digesek. Nada yang dihasilkan sangat beragam namun cenderung memiliki suara yang melengking. Menurut sejarahnya, biola berasal dari budaya Bangsa Spanyol dan Mauris pada abad ke 8 masehi.

Dalam perkembangannya, biola memiliki beberapa jenis bentuk, ukuran, dan nada yang dihasilkan. Pada umumnya, biola terkenal dengan jenis Biola Kecil, Biola Sedang. Biola Besar, dan Biola Bass.

Seiring perkembangan waktu, alat musik melodis tentu juga akan semakin berkembang karena musik memang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Alat musik juga telah mendapat penelitian bahwa dapat meningkatkan mencerdaskan otak.

Setelah membaca artikel alat musik melodis ini, tentunya anda telah menambah wawasan mengenai alat musik melodis. Semoga artikel ini sangat bermanfaat dan membantu anda, terima kasih.

Leave a Comment

%d bloggers like this: